Tampilkan postingan dengan label Rawan Sendi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rawan Sendi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Mei 2012

Rawan Sendi Bermasalah & Hujan

Musim hujan merupakan masa-masa yang menyegarkan bagi pohon-pohon liar karena memperoleh air dengan bebasnya. Tapi air hujan bisa menjadi masalah bagi rawan sendi manusia. Benarkah? Ternyata ada benarnya. Hubungan cuaca hujan dengan masalah pada rawan sendi memiliki pembuktian ilmiah.

Rawan Sendi


Siapa saja yang bisa mengalami masalah pada rawan sendinya adalah mereka yang terkadang terserang dari osteoarthritis, rheumatoid arthritis dan kondisi arthritis lainnya. Individu dengan masalah tulang patah di masa lalu dan mereka yang mengalami sklerosa bertumpuk dan penyakit neurologis lainnya bisa juga mengalami masalah pada rawan sendi akibat hujan. Biasanya nyeri akan terasa di bagian pinggul, lutut, siku, bahu dan lengan.

Rabu, 25 April 2012

Rawan Sendi dan Pengenalannya

Nyeri sendi seringkali menjadi momok kesehatan bagi kaum dewasa yang memiliki banyak aktivitas. Bicara nyeri sendi tidak bisa lepas dari rawan sendi. Rawan sendi di sini maksudnya bukanlah sendi yang rawan terkena masalah. Karena itu ada baiknya kita menambah wawasan dengan mengetahui apa rawan sendi itu sebenarnya. Rawan sendi adalah jaringan avaskuler. Tidak memiliki jaringan saraf dan berfungsi sebagai pemangku beban yang dialami sendi, yang dibentuk oleh sel yang disebut kondrosit. Fungsi kondrosit adalah meniru dan memelihara matriks rawan sendi agar sendi sebagai pemangku tetap berada dalam kondisi baik. Matriks rawan sendi terdiri dari air, proteoglikan dan kolagen. Proteoglikan merupakan molekul yang kompleks yang tersusun atas inti protein dan glikosaminoglikan. Sehingga proteoglikan membentuk agregat yang dapat menghisap air lalu mengembang dan membentuk tumpuan yang sesuai dengan fungsi rawan sendi. Lalu kolagen memiliki fungsi sebagai kerangka yang kontra dengan fungsi Proteoglikan. Artinya kolagen akan membatasi pengembangan yang melebihi standar pada proteoglikan.