Belanja Online - Bagi pasangan yang baru akan mendapatkan momongan, merupakan masa-masa penantian yang penuh dengan harap-harap cemas. Hal ini cukup menguras emosi karena si calon ibu memikirkan banyak hal, bisa jadi mengenai apakah dia bisa menjadi ibu yang baik untuk anaknya kelak, atau soal kondisi jabang bayi apakah nanti lahirnya bisa normal dan dalam keadaan sehat, biaya persalinanan, biaya kebutuhan bayi kelak dan urusan rumah tangga lainnya. Makanya tidak heran seorang perempuan yang tengah hamil mengalami kesulitan untuk mengontrol suasana hatinya. Sehingga si calon bapak harus belajar lebih bersabar menghadapi istrinya yang mengandung. Untuk mengurangi beban emosi akibat efek kehamilan dan was-was menanti kelahiran anak pertama, bagaimana kalau calon orang tua memikirkan hal yang sederhana untuk kebutuhan pertama bayi. Berhubung ibu hamil tidak diperbolehkan untuk jalan terlalu lama, akan menjadi pilihan yang bijak apabila suami mendampingi istri untuk melakukan belanja online perlengkapan bayi. Tinggal duduk di depan computer, ditemani dua cangkir teh dan cemilan, lalu Anda dan istri tinggal memilih-memilih kebutuhan si kecil di toko belanja online.
Apa saja kebutuhan bayi yang harus Anda penuhi melalui belanja online, berikut daftarnya…
Nappies. Bayi yang baru lahir biasanya berganti nappies 10-12 kali dalam sehari, karena itu barang ini haruslah menjadi top item pada daftar belanja online Anda. Jika Anda berencana menggunakan nappies dari kain (dan ini lebih ramah lingkungan plus hemat), setidaknya di lemari harus ada selusin kain nappies yang bisa dicuci lalu dipakai lagi. Meski begitu akan lebih baik memiliki nappies sekali pakai bila Anda hendak membawa bayi dalam perjalanan. Karena Anda belanja online nappies, maka tidak bisa melupakan kapas bayi untuk membantu Anda membersihkan pantat bayi saat mengganti nappies.
Tampilkan postingan dengan label Belanja Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belanja Online. Tampilkan semua postingan
Jumat, 20 April 2012
Rabu, 28 Maret 2012
Belanja Online dan Karakter Pelakunya
Belanja online adalah salah satu hal menarik akibat kemajuan teknologi komunikasi antar jaringan. Negara-negara maju memiliki jumlah pengguna internet yang tinggi dan hampir semuanya melakukan memanfaatkan internet sebagai tempat belanja online. Di Indonesia, angkat transaksi belanja online merangkak naik, walau pengguna internetnya di negara berkembang ini terbilang banyak.
Semakin banyaknya orang-orang mengakses internet, perusahaan retailpun tidak mau ketinggalan akal dan ditinggalkan pasarnya. Mereka pun ‘membangun’ toko online walau sudah punya bangunan toko sendiri. Ada juga retailer yang benar-benar merintis dari toko online, contohnya Blibli.com. Peningkatan jumlah tempat belanja online pun berbanding lurus dengan peninngkatan jumlah pengguna internet.
Tidak ada perbedaan mendasar dalam konsep tempat belanja online ataupun tempat belanja offline. Hanya berbeda media atau wadahnya saja dan cara berbelanjannya. Menyinggung cara berbelanja, bila di bangunan toko kita bisa melihat karakter pembelanja yang diantaranya terdiri dari tipe melihat-lihat, mencoba-coba tapi tidak jadi membeli, tipe membeli dan sebagainya. Di belanja online pun ada beberapa karakter pelaku belanja online yang patut diperhatikan, sehingga penjual bisa lebih mengerti kebiasaan pelanggannya dan mampu menyusun strategi yang efektif.
Semakin banyaknya orang-orang mengakses internet, perusahaan retailpun tidak mau ketinggalan akal dan ditinggalkan pasarnya. Mereka pun ‘membangun’ toko online walau sudah punya bangunan toko sendiri. Ada juga retailer yang benar-benar merintis dari toko online, contohnya Blibli.com. Peningkatan jumlah tempat belanja online pun berbanding lurus dengan peninngkatan jumlah pengguna internet.
Tidak ada perbedaan mendasar dalam konsep tempat belanja online ataupun tempat belanja offline. Hanya berbeda media atau wadahnya saja dan cara berbelanjannya. Menyinggung cara berbelanja, bila di bangunan toko kita bisa melihat karakter pembelanja yang diantaranya terdiri dari tipe melihat-lihat, mencoba-coba tapi tidak jadi membeli, tipe membeli dan sebagainya. Di belanja online pun ada beberapa karakter pelaku belanja online yang patut diperhatikan, sehingga penjual bisa lebih mengerti kebiasaan pelanggannya dan mampu menyusun strategi yang efektif.
Langganan:
Komentar (Atom)