Praktik asuransi, secara luas, memiliki sejarah yang panjang terkait kontrak dan prosedur yang didesain untuk melindungi orang-orang dari kerugian harta benda. Jaminan pada pinjaman harta dan asuransi berdasarkan kehatia-hatian dalam distribusi barang melalui pengapalan di zaman dahulu adalah model asuransi yang muncul sejak ribuan tahun lalu, tepatnya sebelum tahun masehi. Dan dalam asuransi jiwa pun memiliki sejarah panjang dan khas yang merefleksikan kesadaran umat manusia akan kematiannya sendiri. Dalam hal asuransi kesehatan juga memiliki sejarah yang berkembang, yang awalnya merupakan pelayanan standar yang ditunjukkan dalam bentuk pertukaran biaya. Bermula di Mesopotamia, di bawah panduan Code of Hammurabi, didefinisikan bahwa perawatan kesehatan yang berhasil, yang ditandai melalui operasi dengan pisau, dibayar sepantasnya. Artinya, bila pasien berasal dari kalangan atas, maka biaya operasi yang harus dibayar meningkat sesuai dengan kemampuan ekonominya. Namun bila operasi gagal, maka dokter atau ahli bedah yang menangani akan membayar sejumlah biaya kepada pasiennya. Dalam kata lain kompensasi dan pertanggungjawaban adalah bentuk asuransi kesehatan di awal peradaban manusia.
Tapi perjanjian dalam asuransi kesehatan benar-benar menjadi isu vital dan kontreversial pada awal abad 20-an, di mana jasa kesehatan tampil dalam kemasan institusi dan semakin maju, dan biaya pelayanannya pun terus mengalami peningkatan. Dan apa yang bisa disebut-sebut sebagai perencanaan asuransi kesehatan pribadi pertama kali tersedia di Amerika Serikat sepanjang perang sipil yang terjadi di sana. Perencanaan asuransi kesehatan itu merupakan asuransi yang melindungi individu dari kecelakaan saja akibat perjalanan dengan kereta api dan sejenisnya. Perusahaan asuransi kesehatan itu adalah Massachusetts Health Insurance of Boston, yang menawarkan kebijakan asuransi yang menawarkan benefit pada tahun 1847. Kesuksesan perencanaan asuransi kesehatan tersebut sangat berhasil, sehingga pelayanannya berkembang dalam bentuk program-program yang lebih beragam lagi, seperti asuransi kesehatan akibat penyakit dan cacat tubuh.